Oleh: thofa17 | Desember 28, 2008

Ada Apa Dengan Cina (A2DC 7)

IM dan YANG

Im dan Yang atau Panas Dingin,
Baik Buruk,
Cantik Jelek,
Pintar Bodoh
Tinggi REndah,
Besar Kecil,

digambarkan di dalam filsafat cina sebuah lingkaran,
lingakaran yang dibagi dua,
yang satu berwarna putih, yang satu berwarna hitam.
Di dalam bagian yang berwarna putih ada bulatan kecil berwarna hitam.
Di bagian dalam yang berwarna hitam, ada bulatan kecil berwarna putih.

Lingkaran itu ibarat dunia ini,
Yang terdiri dari dua hal….
terdiri dari hal-hal yang bersifat dua….
Yang dilambangkan lingakaran di bagi 2 isinya,
Hitam Putih,
Laki Perempuan,
Siang Malam,
Baik Buruk,
Terbit Tenggelam,
Susah Seneng,
Gembira Sedih,

Saya jadi ingat dan juga heran,
Filosofi ini persis sama dengan filosofi yang ada di Jawa.
Cuman lambangnya beda,
perhatikan…
Huruf-huruf Jawa,
“Ha Na Ca Ra Ka,
Da Ta Sa Wa La,
Po Do Jo Yo Nyo,
Mo Go Ba To Ngo”

Hana caraka artinya,”Ada cerita”
Adanya cerita ya di dunia ini,

Datasawala artinya,”Ada dua utusan”

2 utusan itu ya yang ada di dunia ini,
Siang Malam,
Baik Buruk,
Laki Perempuan,
Terbit tenggelam,
Kebenaran dan Kejahatan,

“Podo joyonyo” “sama-sama kuat”
dua utusan itu sampai kapanpun akan tetap ada di dunia ini,
selama dunia ini masih ada…
Kebaikan akan selamanya ada,
dan Kejahatan juga akan selamanya ada…

“Mo gobotongo”, artinya, “sama-sama matinya”
Setelah kehidupan didunia ini lenyap, fana,
maka kebaikan dan keburukan tidak ada lagi,
laki dan perempuan tidak ada lagi,
susah dan senang tidak ada lagi….

Kisah adanya dua utusan ini secara lengkap dalam bentuk cerita diceritakan dalam kisahnya Aji saka…
Sekilas ceritanya begini,
“…Sang Prabu Aji saka, sebelum menjadi raja, menitipkan sebuah keris pada salah seorang utusannya yang sangat setia di sebuah desa. Sang utusan ini diberi pesan,”Siapapun juga yang meminta untuk mengambil keris ini, jangan diberikan kecuali aku sendiri yang memintanya”. Demikianlah, sampai satu waktu, sang Prabu AJi saka menyuruh salah seorang utusan setianya juga, untuk mengambil keris tersebut.Sambil berpesan,”Ambilkan keris yang ada di desa sana, jangan kembali kalau keris itu belum kamu temukan”.

Demikianlah, ketika 2 utusan itu bertemu, yang menjaga keris sama yang mengambil keris,
dua-duanya bersikukuh menjalankan perintah dari sang Raja.
Yang satu menjaga jangan sampai ada yang mengambil siapapun juga,
kecuali sang ajisaka sendiri, yang satunya bersikukuh ingin mengambil keris itu juga atas perintah sang aji saka. Singkat cerita, terjadilah duel yang seru diantara keduanya.
Keduanya sama-sama sakti, sama-sama huebat tenan…..
Akhirnya dua-duanya sama-sama mati di dalam menjalankan tugas…..

Saya jadi ingat ketika sang guru bercerita tentang wahyu yang turun pertama kali kepada Nabi Muhammad,
IQRO..IQRO..IQRO….
Nabi Muhammad lahir hari Itsnain, atau hari 2
Turunnya al-Qur`an itu hari Itsnain, atau hari 2
di dalam wahyu awal yang turun itu, (QS Al-Alaq 1-5 ),
bacaan “Iqro” diulang 2x
bacaan “Kholaq” di ulang 2x
bacaan “Insan” di ulang 2x
bacaan “robbi” di ulang 2x
bacaan “alam” di ulang 2x

Semuanya serba dua di dunia ini….

Jadi selama masih hidup di dunia ini,
ndak usah kuatir…..
Yang sekarang sedang mengalami kesusahan,
setelah itu pastilah akan muncul kegembiraan…
Yang sekarang sedang mendapatkan kesulitan,
setelah itu pastilah akan datang kemudahan….
Yang sekarang sedang mempunyai problem…
setelah itu pasti akan ada pemecahan…

Yang penting tidak putus harapan……
akan pertolongan Alloh…..

Hanya orang-orang yang kafir yang putus harapan akan rahmat pertolongan Allah…. (al ayah)

………….
Bersambung lagi….


Tanggapan

  1. Aslm,maz blog’y bgs!trusin bhs ttg cina’y.sy jd pnsrn?

  2. waalaikum salam warahmah,
    maksih mas… aq hanya menyampaikan sesuatu yg mungkin bermanfaat..


Beri tanggapan

Your response:

Kategori